Kopi Ratuku, Membuat Kopi Kekinian

Hollllaaaa…

Akhirnya saya niatin loh untuk menulis ini 😚. Sesungguhya saya lupa awalnya bagaimana, bermula dari pembicaraan di group WA kesayangan pokoknya tau-tau kak @ranume sudah bagi-bagi resep ‘kopi ratuku’. Eh saya juga ga tau nama aslinya tapi dah kebiasaan bilang kopi racikan ini dengan nama kopi ratuku 😝 (kak nume siap-siap timpe nih).

Saya ga suka kopi, pas dishare pertama kali saya ga ada niat-niatnya untuk membaca ingredientsnya loh. Ya abis… saya sweet tooth gitu, dengar kata kopi aja dah malas karena kebayang rasa kopi pait πŸ˜…. Jadi saya abaikan resep kak Nume ini. Tapi kok satu group kasih testimoni bilang enak dan jadi bikin penasaran juga.

Akhirnya saya minta lagi dong resep dari kak Nume, kebetulan di posting pun di Instagramnya. Dan mulai hari itu setelah saya buat untuk pertama kalinya, saya pun jadi candu sama kopi ratuku ini. Setiap hari pasti buat dan minum sekali beres, maksudnya dalam sekali meracik kopi ratuku ini bisa disuguhkan untuk 3 gelas ukuran 160ml gitu dan saya meminum 3 gelas itu sekaligus 😎 (jangan ditiru yaa 😘).

Nah karena hampir tiap hari buat, jadinya kadang ada bahan yang kurang tapi malas juga ke swalayan untuk membeli bahan yang dibutukan akhirnya jadilah perubahan ingredients sesuai bahan yang ada dirumah.

Β Β Β Β Β  Baiklaaaaa… kita masuk ke ingredientsnya dan subtitusinya πŸ™ŒπŸ™Œ

1. Kopi.

Dari awal meracik kopi ratuku saya ga bisa move on dari produk Nescafe Gold. Jadi kalau bahan yang lain habis semua masih saya tolerir tapi kalau kopi Nescafenya yang habis yah harus beli 😜. Sensasi Nescafe Gold ini memang cocok dengan lidah saya bahkan tanpa bahan racikan kopi ratuku saja masih bisa saya minum, rasa pahit yan diciptakan dari satu sachet Nescafe Gold merupakan perpaduan yang drinkable buat saya si pecinta manis.

img_5348

Jadi bahan pertama yang harus dilarutkan adalah 1 sachet Nescafe Gold. Selanjutnya…

2. Creamer

Creamer memang biasa menjadi teman campuran untuk kopi terkadang teh. Sebelumnya mari saya ingatkan dulu tantang creamer ini. Dari pencarian saya mengenai creamer ini banyak yang mengingatkan untuk mengkonsumsinya tidak berlebihan (yang silahkan di googling sendiri yah sobat pembaca), oleh karena itu sekarang saya membatasi diri mengkonsumi kopi ratuku ini seminggu sekali.

Sejauh ini sudah 3 creamer (plus creamer kemasan yang saya ambil dari kamar hotel 😜) yang sudah saya coba campurkan untuk racikan kopi ratuku.

img_5349

Nestle Coffee Mate menjadi pilihan kali kedua saya dalam meracik kopi ratuku, racikan pertama menggunakan creamer sachetan dari hotel πŸ’. Tapi tentu saja, sangat seuprit creamer sachetan ini. Oleh karena itu, setelah saya memakai Nestle Coffee Mate, kurasakan kebahagian creamy sesungguhnya. Harga untuk satu kemasan Nestle Coffee Mate ini terbilang cukup murah.

img_5350

Max Creamer memiliki harga yang lebih mahal dari Nestle Coffee Mate, dan rasa yang dihasilkan pun berbeda. Menurut saya rasa kopi ratuku terasa lebih nikmad menggunakan Max Creamer di bandingkan Nestle Coffee Mate, bahkan ketika dilarutkan dalam air panas Max Creamer lebih mudah larut.

img_5351

Fiber Creme adalah produk creamer yang baru saya dapatkan baru-baru ini, penggunaannya lebih banyak selain menjadi campuran kopi atau teh dapat digunakan juga untuk bahan kue dan lain-lain yang memutuhkan creamer bahkan kolak. Selain itu creamer ini tinggi serat dan rendah kalori sehingga harganya pun lebih mahal dibandingan 2 merek yang saya sebutkan sebelumnya.

Banyaknya creamer yang dimasukan ke dalam gelas yang berisi kopi sebanyak 3 sendok makan atau sesuai selera. Kalau saya, 3 sendok makan dengan kadar ketinggian creamer dalam sendok yang maksimal. Ini jangan ditiru yah… seperti saya bilang creamer berlebih itu tidak baik untuk tubuh kita (sekarang saya sudah insap).

3. Pemanis

Penggunaan pemanis yang sesuai resep sih brown sugar. Brown sugar ini bukan sama dengan gula merah yah, ini kalau dialih bahasakan ke bahasa Inggris menjadi red sugar not brown sugar πŸ˜…. Nah untuk mengetahui bedanya mbak Evi Indrawanto menulisnya lebih jelas di sini nih. Pertanyaannya, dimanakah kita bisa mendapatkannya? silahkan googling dengan key word ‘jual brown sugar’ karena kalau mencari di swalayan umum produk ini agak langka.

Kalau saya waktu itu mendapatkannya di hotel, karena brown sugar ini selalu disediakan di kamar untuk membuat kopi atau teh begitupun di meja makan saat breakfast. Brown Sugar pasti disediakan dengan cuma-cuma di meja makan. Nah biasanya saya ambil dan bawa pulang kalau melihat brown sugar . 3 hari menginap.. saya bisa mendapatkan 15 lebih brown sugar #myconfession tapi ini juga jangan ditiru ya, cukup beli saja di e-commerce tercinta pilihan sobat pembaca, karena banyak yang jual kok.

Namun penggunaan brown sugar sudah tidak menjadi patokan saya lagi, gula pasir dirumah kerap menjadi pilihan membuat kopi ratuku, bahkan saya sempat memakai madu beberapa kali. Kurang tercampur sempurna sih tapi tetap menghasilkan rasa yang unik dan saya suka-suka aja.

Gula yang dibutuhkan sebanyak 3 sendok makan, saran saya jangan terlalu banyak karena rasa manis yang dihasilkan malah akan mendominasi rasa unik kopi ratuku. Saya juga pernah tidak pakai gula dalam racikan kopi ratuku ini rupanya tetap enak.

4. Air Panas

Fungsi air panas disini untuk melarutkan 3 bahan yang saya sebutkan tadi, yaitu kopi, creamer dan gula. Banyaknya air panas yang digunakan untuk melarutkan bahan-bahan tersebut secukupnya saja tidak perlu banyak-banyak. Dan sebaiknya air panas yang digunakan dalam kondisi panas sekali agar lebih mudah melarutkan creamer dan gula.

5. Susu UHT

Sekarang kita membuat racikan kedua tanpa mencampur larutan kopi sebelumnya. Pertama siapkan gelas ukur dan tuangkan susu UHT putih. Tuangkan sebanyak 225ml. Untuk pilihannya bebas mau susu UHT low fat atau endebre..endebre.

6. Susu dengan taste kekelapaan.

img_5354

Hahaha, saya kurang bisa mencari padanan kata yang tepat untuk produk ini πŸ˜…. Yang pasti disarankan memakai Susu Coconut Delight yang sedang happening beberapa waktu lalu. Campurkan 225ml (satu kotak kemasan kecil) ke dalam susu UHT pada gelas ukur. Setelah itu masukan larutan kopi yang pertama kita buat ke dalam gelas ukur dan aduk rata.

Oh iya #Rrytips buat kamu yang ga punya gelas ukur, bisa pakai kotak susu Coconut Delight untuk mengukur banyaknya susu UHT yang kamu butuhkan loh.

Dan kopi ratuku siap dinikmati apalagi dalam kondisi dingin.

Nah sekian share perkopian dari saya serta terima Kasih untuk kak @ranume yang telah menyambung tali kasih saya dengan kopi, dan silahkan mampir ke Rry Rivano Youtube Channel untuk melihat video pembuatan kopi kekinian.

Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β  πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡sneak peekπŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡

 

5 Thoughts

  1. Saya pecinta kopi juga, tapi kalau kopi itu sendiri ditambah banyaknya campuran seperti ini, saya ragu menyebutnya kopi πŸ˜„πŸ˜„

    Kenapa tidak kopi, khusus kopi saja ya ? Hehehehehe

    Liked by 1 person

    1. iya yaa πŸ˜†… abis kopi ini lagi marak mbak. Pernah datang ke acara dan disediakan kopi model gini juga, rasanya agak mirip. Buat aku yang ga suka kopi agak pahit, kopi racikan ini seperti pencapaian buat aku sih, keminum soalnya πŸ˜€

      Like

      1. Ia, Mbak. Nampaknya memang banyak orang yang suka melakukan eksperimen untuk minuman kopinya. Tapi, keren lo…bisa melakukan hal seperti ni. Kata orang sih ada artinya untuk mereka yg suka kopi yang dibuat biasa dan mereka yg membuat kopi dengan tambahan beberapa bahan lain.
        Pokoknya asik klo mau dipeljari lebih dalam.

        Liked by 1 person

      2. Jadi kebayang buku filosofi kopi.

        oh iya, aku dapat racikan ini dari teman dan memang dia pecinta kopi sih. Kalau kopi ratuku buatan teman saya jauh lebih pait πŸ˜…. Yah walaupun bahannya sama hasil akhirnya tetep beda karena ada taste personal si pembuat kayanya.

        Liked by 1 person

      3. Wah…benar, Mbak. Itu tentang buku filosofi kopi. Ya Ampun, kok bisa tidak ingat yaaa…

        Benar itu Mbak, membuat kopi itu bukan hanya soal tambah bahan sana dan sini, itu soal rasa. Soal filosofi wkwkwkwkwk.

        Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s